Senin, 20 Juli 2026

Mengawal Tradisi, Babinsa Sayan Pastikan Prosesi Adat Catur Buana Berjalan Aman dan Lancar

 

 

Gianyar – Ubud, Senin (20/7/2026) Di balik khidmatnya prosesi adat yang sarat nilai spiritual, hadir sinergi Babinsa dan Pecalang yang setia mengawal setiap tahapan upacara agar berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Komitmen tersebut ditunjukkan Babinsa Desa Sayan Koramil 1616-02/Ubud, Pelda Dewa Karnadi, bersama Pecalang Banjar Panestanan Kelod saat melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas dalam rangka prosesi Ngiring Ida Betara Sakti Nawa Sanga Natar Sari Apuan Baturiti Tabanan menuju pelaksanaan Upacara Catur Buana.

Prosesi diawali dari Pura Payogan Agung Gunung Lebah Campuhan, Ubud, menuju Jaba Pura Dalem Pacekan Banjar Panestanan Kelod, Desa Sayan. Suasana sakral begitu terasa ketika iring-iringan Ida Betara diiringi tabuh gamelan tradisional, diikuti krama pengiring, dan disambut dengan penuh hormat oleh Bendesa Adat Panestanan, prajuru adat, serta masyarakat Banjar Panestanan Kelod.

Usai melaksanakan rangkaian persembahyangan di Pura Dalem Pacekan, prosesi kemudian dilanjutkan menuju Pura Ambar Sari Mas Maketel, Banjar Katiklantang, Desa Singakerta, dengan iringan gamelan beleganjur yang menambah kekhidmatan jalannya upacara.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama Pecalang bersinergi mengamankan jalur prosesi sekaligus mengatur arus lalu lintas guna memastikan kelancaran perjalanan iring-iringan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat pengguna jalan. Kehadiran Babinsa menjadi wujud nyata peran TNI AD dalam mendukung pelestarian adat, budaya, dan tradisi Bali, sekaligus memperkuat kemitraan dengan desa adat serta seluruh komponen masyarakat demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama berlangsungnya upacara keagamaan.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar