Gianyar – Kamis (16/7/2026), Membangun generasi unggul
tidak hanya dimulai dari kecerdasan akademik, tetapi juga dari kokohnya
karakter, semangat kebangsaan, dan kecintaan terhadap tanah air. Berangkat dari
semangat tersebut, Kodim 1616/Gianyar hadir di tengah para peserta Masa
Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk menanamkan nilai-nilai Wawasan
Kebangsaan dan Bela Negara sebagai bekal awal mencetak generasi muda yang
disiplin, berintegritas, serta siap menjadi garda terdepan dalam menjaga
persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kodim 1616/Gianyar melalui Pasipers Kodim 1616/Gianyar
Kapten Inf Franciscus Jullius memberikan materi Wawasan Kebangsaan dan Bela
Negara kepada 360 calon peserta MPLS SMA Negeri 1 Gianyar. Kegiatan yang
berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Gianyar (Dosman), Kecamatan Gianyar, Kabupaten
Gianyar tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa baru agar
memiliki disiplin, jiwa nasionalisme, dan rasa cinta tanah air sejak dini.
Kegiatan tersebut dihadiri Dandim 1616/Gianyar yang
diwakili Pasipers Kodim 1616/Gianyar Kapten Inf Franciscus Jullius, Kepala SMA
Negeri 1 Gianyar I Wayan Sudra Astra, S.Pd., M.Pd., Badosir Sipers Kodim
1616/Gianyar Serda I Gusti Ngurah Arimbawa, anggota Komite SMA Negeri 1
Gianyar, seluruh dewan guru dan staf tata usaha, serta 360 calon siswa baru
yang mengikuti rangkaian MPLS.
Dalam penyampaiannya, Kapten Inf Franciscus Jullius
menjelaskan bahwa Wawasan Kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia
yang menempatkan persatuan dan kesatuan sebagai landasan utama dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pemahaman tersebut berpedoman pada
empat konsensus dasar bangsa, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan
Republik Indonesia (NKRI), yang menjadi fondasi kokoh dalam menjaga keutuhan
bangsa di tengah keberagaman.
Selain itu, para siswa juga dibekali pemahaman mengenai
nilai-nilai Bela Negara yang meliputi cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan
bernegara, kesetiaan kepada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban
demi kepentingan bangsa, serta membangun kemampuan awal bela negara melalui
kesiapan fisik, mental, dan sosial. Melalui pembekalan tersebut, diharapkan
lahir generasi muda yang berkarakter, tangguh, bertanggung jawab, serta mampu
menjadi pelopor persatuan dan siap berkontribusi menjaga keutuhan NKRI di masa
depan.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar