Gianyar – Tegal Tugu, Rabu (8/7/2026)
Iring-iringan umat yang berjalan kaki menuju Beji Tukad Cangkir menjadi simbol
kesucian sekaligus kuatnya pelestarian tradisi yang diwariskan secara
turun-temurun. Untuk memastikan prosesi berlangsung aman dan tertib, Babinsa
Desa Tegal Tugu Koramil 1616-01/Gianyar Serka I Made Sukajaya bersama
Bhabinkamtibmas Aiptu Gusti Ngurah Agung Gede Raka dan Pecalang Desa Adat Tegal
Tugu melaksanakan pengawalan serta pengaturan arus lalu lintas pada prosesi
Kebeji Ida Bhatara Pura Dalem.
Prosesi penyucian yang merupakan
bagian dari rangkaian Upacara Piodalan Pura Dalem Desa Adat Tegal Tugu tersebut
dilaksanakan dengan berjalan kaki dari Pura Dalem Desa Adat Tegal Tugu menuju
Beji Tukad Cangkir, serta diikuti sekitar 200 orang pemedek yang mengiringi
jalannya prosesi dengan penuh khidmat.
Sepanjang rute yang dilalui, Babinsa
bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang bersinergi mengatur arus lalu lintas,
mengamankan jalur prosesi, serta membantu kelancaran mobilitas masyarakat dan
pengguna jalan. Kehadiran aparat di lapangan memberikan rasa aman bagi umat
yang melaksanakan ritual, sekaligus memastikan aktivitas masyarakat di sekitar
lokasi tetap berjalan dengan tertib.
Di tengah ratusan pemedek yang
berjalan kaki menuju Beji Tukad Cangkir, Serka I Made Sukajaya tampak aktif
berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Pecalang mengatur jalannya
iring-iringan. Kehadiran aparat di setiap simpul jalur prosesi memberikan rasa
tenang bagi masyarakat, sehingga ritual adat dapat berlangsung dengan tertib,
aman, dan penuh kekhidmatan.
Berkat sinergi seluruh unsur
pengamanan, rangkaian prosesi Kebeji Ida Bhatara Pura Dalem berlangsung tertib
hingga selesai, sehingga masyarakat dapat menjalankan persembahyangan dengan
aman dan nyaman.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar