Gianyar – Tegallalang, Kamis (9/7/2026), Di balik
semaraknya tradisi Memasar yang menjadi bagian dari rangkaian Piodalan,
terdapat sinergi aparat kewilayahan yang memastikan setiap prosesi adat
berjalan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan. Kehadiran Babinsa menjadi wujud
nyata komitmen TNI dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus memberikan rasa
aman kepada masyarakat.
Bertempat di Pura Puseh Desa Adat Kelabang Moding, Desa
Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Babinsa Desa Tegallalang Koramil
1616-06/Tegallalang Sertu I Gusti Putu Arbajaya bersama Bhabinkamtibmas Desa
Tegallalang Aiptu Dewa Made Sandat serta Pecalang Desa Adat Kelabang Moding
melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas pada kegiatan Upacara
Memasar yang merupakan bagian dari rangkaian Piodalan.
Tradisi Memasar diawali dengan simulasi transaksi jual
beli di area jaba pura, di mana para pemedek secara simbolis memperebutkan
barang-barang suci maupun hasil bumi (adolan) yang dijual secara sukarela.
Tradisi turun-temurun ini mengandung nilai kebersamaan, rasa syukur, serta
harapan akan keberkahan dan kemakmuran bagi seluruh krama adat.
Dalam pelaksanaannya, aparat pengamanan melakukan
pengawalan terhadap iring-iringan masyarakat yang melintasi jalan raya umum
sekaligus mengatur arus kendaraan agar aktivitas pengguna jalan tetap berjalan
lancar. Kehadiran Babinsa bersama unsur pengamanan lainnya juga bertujuan
memberikan rasa aman sehingga masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian
upacara dengan nyaman dan khusyuk.
Dengan kolaborasi yang solid antara Babinsa,
Bhabinkamtibmas, dan Pecalang, seluruh rangkaian Tradisi Memasar berlangsung
dengan aman, tertib, dan lancar. Sinergi ini mencerminkan kepedulian TNI dalam
menjaga keamanan wilayah sekaligus mendukung pelestarian adat dan budaya
sebagai identitas masyarakat Bali.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar