Gianyar – Blahbatuh, Senin (25/5/2026)
Dalam suasana penuh khidmat dan nuansa spiritual yang kental, Tradisi
Penjamasan/Pensucian Pataka Kodam IX/Udayana “Prajaraksaka” kembali digelar di
Pura Kahyangan Jagat Bukit Dharma Durga Kutri, Desa Buruan, Kecamatan
Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Tradisi sakral tersebut dilaksanakan dalam rangka
memperingati Hari Bhakti ke-69 Kodam IX/Udayana Tahun 2026 sebagai bentuk
penghormatan terhadap nilai-nilai luhur keprajuritan dan pengabdian kepada
bangsa dan negara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan
tibanya Pataka Kodam IX/Udayana di Pura Kahyangan Jagat Bukit Dharma Durga
Kutri yang kemudian dilanjutkan prosesi upacara agama Hindu/Mesegeh Agung oleh
Jro Mangku Pura setempat. Setelah prosesi penyucian awal, Pataka “Prajaraksaka”
ditempatkan di wantilan sambil menunggu pelaksanaan acara inti.
Setibanya Kapoksahli Pangdam
IX/Udayana Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda beserta rombongan di lokasi
kegiatan, rombongan disambut langsung oleh Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI
Ida I Dewa Agung Hadisaputra, S.H., Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Rizal
Wijaya, S.H., M.I.P., jajaran Forkopimcam Blahbatuh, serta Bendesa Adat Kutri
sebelum menuju tempat transit yang telah disiapkan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan
acara seremonial di area Madya Mandala Pura Durga Kutri berupa sambutan-sambutan
dan penyerahan tali asih kepada masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bendesa Adat Kutri
Wayan Wasta menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kodam
IX/Udayana yang terus menjaga tradisi penjamasan Pataka di Pura Durga Kutri
sebagai warisan spiritual dan budaya yang sarat makna. Ia juga berharap
kegiatan tersebut membawa kemuliaan dan keberkahan bagi Kodam IX/Udayana dalam
pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Sementara itu, sambutan Pangdam
IX/Udayana yang dibacakan oleh Kapoksahli Pangdam IX/Udayana Brigjen TNI I
Ketut Mertha Gunarda menegaskan bahwa Tradisi Penjamasan Pataka “Prajaraksaka”
bukan sekadar ritual seremonial, melainkan refleksi spiritual untuk menyucikan
kembali simbol kehormatan Kodam IX/Udayana sekaligus menanamkan nilai-nilai
luhur “Praja Raksaka” sebagai pelindung dan pengayom rakyat.
Momentum tersebut juga menjadi sarana
introspeksi bagi seluruh prajurit agar tetap memegang teguh Sapta Marga, Sumpah
Prajurit, dan nilai-nilai keprajuritan dalam setiap pengabdian kepada bangsa
dan negara. Nilai kepemimpinan Raja Udayana yang bijaksana, adil, dan mencintai
rakyat turut menjadi spirit yang diwariskan dalam tradisi tersebut.
Memasuki acara inti pada pukul 23.15
Wita, Pataka Kodam IX/Udayana “Prajaraksaka” beserta seluruh peserta prosesi
menuju Utama Mandala Puncak Pura Durga Kutri untuk melaksanakan rangkaian
Tradisi Penjamasan. Prosesi diawali dengan pembukaan selubung Pataka,
dilanjutkan persembahyangan bersama yang dipimpin oleh Sulinggih Ida Pedanda
Istri Griya Wayahan Buruan. Dalam suasana hening dan religius, kegiatan
dilanjutkan dengan renungan suci sebelum akhirnya selubung Pataka kembali
ditutup sebagai simbol penyucian dan penghormatan.
Seluruh rangkaian kegiatan selesai
pada pukul 00.25 Wita dan berlangsung dengan aman, tertib, serta penuh makna
spiritual. Tradisi Penjamasan Pataka “Prajaraksaka” tersebut menjadi simbol
kuat sinergi antara nilai keprajuritan TNI dengan kearifan budaya dan spiritual
masyarakat Bali dalam menjaga persatuan serta keutuhan NKRI.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar