Gianyar – Serongga, Kamis (21/5/2026) Sebagai bentuk
dukungan terhadap pelestarian adat dan penguatan kebersamaan masyarakat di
wilayah binaan, Babinsa Desa Serongga terus aktif hadir dalam setiap kegiatan
masyarakat, termasuk kegiatan Paruman Agung Desa Adat yang menjadi wadah
musyawarah dan pengambilan keputusan penting bagi krama adat.
Bertempat di Wantilan Jabe Pura Puseh dan Bale Agung Desa
Serongga, Kecamatan/Kabupaten Gianyar, Babinsa Desa Serongga Koramil
1616-01/Gianyar Kopka I Komang Sudarnita menghadiri undangan Rapat Paruman
Agung Desa Adat Serongga bersama unsur adat, pemerintah desa dan tokoh
masyarakat setempat.
Kegiatan Paruman Agung tersebut membahas sejumlah agenda
penting, di antaranya pertanggungjawaban keuangan Desa Adat Serongga,
pertanggungjawaban BUPDA Wredhi Sarwa Mule terkait hasil pengelolaan penanaman
rumput gajah yang bekerja sama dengan Bali Safari, penyampaian usul dan saran
dari peserta rapat serta pembahasan berbagai program dan kegiatan adat ke
depan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Jero Mangku Kayangan
Tiga dan Sakenan, Bendesa Adat Serongga Pande Made Sudarsana, Perbekel Desa
Serongga Nyoman Gde Triyasa, anggota BPD Desa Serongga, tokoh masyarakat,
prajuru adat, Ketua LKM beserta anggota, Ketua LPD Desa Serongga, Ketua Kerta
dan Sabe Desa Adat Serongga, Kelian Dinas dan Kelian Adat se-Desa Serongga,
Ketua Sekaa Truna se-Desa Serongga serta Danton dan Danru Pecalang Desa Adat
Serongga.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian
dari pembinaan teritorial sekaligus bentuk sinergi TNI bersama masyarakat adat
dalam menjaga keharmonisan, memperkuat komunikasi serta mendukung kelancaran
setiap kegiatan adat dan pembangunan di wilayah binaan.
Lewat kegiatan Paruman Agung tersebut diharapkan tercipta
transparansi, kebersamaan serta semangat gotong royong dalam membangun Desa
Adat Serongga yang maju, harmonis dan tetap menjaga kelestarian adat serta
budaya Bali.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar