Minggu, 15 Maret 2026

Sinergi Babinsa dan Pemerintah Desa Keliki Dorong Kreativitas Ogoh-ogoh Jelang Nyepi

 


Gianyar – Tegallalang, Sabtu (14/3/2026) Semangat kreativitas pemuda desa mulai terasa menjelang perayaan Hari Raya Nyepi. Melalui dukungan pemerintah desa dan sinergi aparat kewilayahan, tradisi pembuatan ogoh-ogoh terus didorong agar tetap lestari sekaligus berjalan tertib dan aman.

Babinsa Desa Keliki Koramil 1616-06/Tegallalang, Sertu Dewa Made Sudiarta, menghadiri kegiatan “Sapa Banjar dan Penyerahan Dana Kreativitas” yang digelar di tujuh banjar wilayah Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah desa dalam memfasilitasi kreativitas pemuda banjar dalam pembuatan ogoh-ogoh menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 Tahun 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perbekel Desa Keliki I Ketut Wita, S.Ag, Bendesa Adat se-Desa Keliki, para Kelihan Dinas se-Desa Keliki, Ketua Karang Taruna Desa Keliki I Kadek Agus, staf Kantor Perbekel Desa Keliki, para Ketua Sekaa Teruna (ST) se-Desa Keliki, serta anggota Linmas Desa Keliki.

Dalam kesempatan tersebut, Perbekel Keliki I Ketut Wita, S.Ag menyerahkan dana kreativitas sebesar Rp2.000.000 untuk setiap ogoh-ogoh kepada para pemuda banjar. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan pemerintah desa agar generasi muda terus berkarya sekaligus melestarikan tradisi budaya Bali yang sarat makna menjelang perayaan Nyepi.

Selain penyerahan dana, Perbekel juga memberikan arahan kepada para pemuda agar dalam proses pembuatan hingga pelaksanaan pawai ogoh-ogoh nantinya tetap menjaga keamanan, ketertiban, serta menjunjung nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Babinsa Desa Keliki Sertu Dewa Made Sudiarta yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan positif pemuda desa. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif selama rangkaian kegiatan menjelang Nyepi berlangsung.

Melalui kegiatan “Sapa Banjar” ini diharapkan komunikasi antara pemerintah desa, aparat kewilayahan, dan masyarakat semakin erat, sekaligus mendorong kreativitas generasi muda dalam melestarikan tradisi budaya Bali dengan penuh tanggung jawab.

(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar