Gianyar – Blahbatuh, Selasa
(17/3/2026) Gemuruh bale ganjur yang berpadu dengan kemegahan ogoh-ogoh
menggema di kawasan Pura Samuantiga, menandai puncak kemeriahan parade hari
ketiga di Desa Bedulu. Antusiasme warga yang memadati area kegiatan
mencerminkan kuatnya semangat pelestarian tradisi menjelang Hari Raya Nyepi
Caka 1948.
Di tengah semarak kegiatan tersebut,
Babinsa Desa Bedulu Koramil 1616-04/Blahbatuh, Serka I Wayan Juliawan, bersama
Bhabinkamtibmas Desa Bedulu Aiptu I Putu Suadnya, hadir melaksanakan pengamanan
sekaligus pendampingan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman
dan tertib. Sinergi dengan Pecalang serta prajuru adat terus diperkuat melalui
komunikasi dan koordinasi yang intens di lapangan.
Parade hari ketiga ini diisi dengan
pementasan bale ganjur dari berbagai Sekaa Teruna Teruni (STT) di Desa Bedulu,
di antaranya STT Catur Murti Sentana Banjar Tengah, STT Putra Sesana Banjar
Mas, STT Jenggala Gora Yowana Banjar Tegalinggah, serta STT Tresna Dharma Putra
Banjar Batulumbang. Setiap penampilan menampilkan kekompakan, kreativitas, dan
semangat generasi muda dalam menjaga warisan budaya leluhur.
Babinsa bersama unsur pengamanan
lainnya secara aktif mengawasi jalannya kegiatan, mengatur arus penonton, serta
mengantisipasi potensi gangguan yang dapat menghambat kelancaran acara.
Kehadiran aparat di tengah masyarakat memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga
seluruh rangkaian parade dapat berlangsung dengan lancar.
Melalui kegiatan ini, terlihat jelas
bahwa sinergi antara TNI-Polri, Pecalang, dan masyarakat menjadi kunci dalam
menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung pelestarian adat dan budaya Bali
yang tetap lestari dari generasi ke generasi.
(Pendim 1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar