Kamis, 19 Maret 2026

Dari Banjar ke Catus Pata, Babinsa Bedulu Pastikan Arak-Arakan Ogoh-Ogoh Tetap Tertib

  


Gianyar – Blahbatuh, Rabu (18/3/2026) Perempatan Catus Pata Desa Adat Bedulu dipenuhi lautan warga yang antusias menyaksikan pawai ogoh-ogoh pada malam pengerupukan, rangkaian menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948. Suasana malam yang biasanya tenang berubah menjadi semarak dengan iringan baleganjur, sorot obor, dan derap langkah pemuda yang mengarak ogoh-ogoh keliling desa sebagai simbol pengusiran energi negatif.

Untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, Babinsa Desa Bedulu Koramil 1616-04/Blahbatuh Serka I Wayan Juliawan bersinergi dengan Bhabinkamtibmas Desa Bedulu serta pecalang Desa Adat Bedulu melaksanakan pengamanan di sepanjang jalannya pawai. Pengamanan juga diperkuat oleh personel Polsek Blahbatuh yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Kertayoga bersama delapan anggota, sehingga situasi tetap terkendali meski keramaian warga memadati jalur pawai.

Pawai ogoh-ogoh diawali dari masing-masing banjar yang kemudian bergerak menuju titik kumpul di Lapangan Jero Agung Desa Adat Bedulu. Setelah seluruh peserta berkumpul, arak-arakan dilanjutkan menuju perempatan Catus Pata untuk menampilkan atraksi sesuai nomor urut yang telah disepakati. Usai pertunjukan, peserta kembali ke banjar masing-masing dengan tertib dan penuh kebersamaan.

Malam pengerupukan di Desa Bedulu menjadi momen penting bagi masyarakat untuk melaksanakan tradisi turun-temurun, yakni mengarak dan membakar ogoh-ogoh sebagai simbol mengusir Bhuta Kala sebelum menjalani Catur Brata Penyepian. Warga tampak tumpah ruah di sepanjang jalan, menikmati pawai dengan penuh suka cita sekaligus menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Berkat sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, pecalang, serta personel Polsek Blahbatuh, seluruh rangkaian pawai ogoh-ogoh di Desa Adat Bedulu dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif hingga kegiatan berakhir.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar