Minggu, 15 Maret 2026

Babinsa Sukawati Bersama Pecalang Amankan Prosesi Melasti 700 Warga di Singapadu

 


Gianyar – Sukawati, Sabtu (14/3/2026) Suasana religius dan penuh kekhidmatan menyelimuti jalur utama Singapadu saat ratusan warga mengiringi prosesi suci Melasti yang berlangsung dengan tertib dan aman berkat sinergi aparat kewilayahan dan unsur adat.

 

Babinsa Koramil 1616-05/Sukawati, Kopka Nyoman Budiarta, bersama Pecalang Desa Adat Negari melaksanakan pengamanan sekaligus pengaturan lalu lintas dalam rangka prosesi Upacara Melasti/Kebeji dari Pura Puseh Negari, Desa Singapadu Tengah menuju Pura Tirta Singapadu Kaler. Prosesi sakral tersebut merupakan rangkaian Piodalan di Pura Puseh Negari Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

 

Dalam kegiatan tersebut, ratusan krama desa mengiringi Sesuwunan dengan berjalan kaki menyusuri jalur utama Singapadu sejauh kurang lebih 1 kilometer dari Pura Puseh Negari menuju Pura Tirta. Iring-iringan yang diikuti sekitar 700 warga berlangsung khidmat dengan alunan Gong Baleganjur, menambah nuansa sakral sepanjang perjalanan prosesi.

 

Guna memastikan prosesi berjalan lancar dan aman, Babinsa bersama Pecalang melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas di sepanjang jalur yang dilintasi rombongan. Rekayasa lalu lintas diterapkan dengan sistem buka-tutup jalan, sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan tanpa mengganggu jalannya upacara.

 

Setelah melaksanakan persembahyangan di Pura Tirta Singapadu Kaler, rombongan kembali menuju Pura Puseh Negari dengan pengawalan yang sama. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan Upacara Penyineban yang dipimpin oleh Jero Mangku Kayangan Tiga Desa Adat Negari.

 

Kopka Nyoman Budiarta menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kelancaran kegiatan keagamaan masyarakat. Selain menjaga keamanan, pengawalan juga dilakukan untuk memastikan iring-iringan warga yang melintasi jalan raya umum dapat berlangsung tertib dan aman hingga seluruh rangkaian upacara selesai.

 

Sinergi antara Babinsa, Pecalang, dan masyarakat pun menjadi kunci terciptanya suasana yang aman, tertib, serta penuh khidmat dalam pelaksanaan tradisi sakral yang telah diwariskan secara turun-temurun tersebut.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar