Gianyar – Sidan, Minggu (15/3/2026)
Mengawal tradisi suci yang telah diwariskan
turun-temurun, aparat kewilayahan kembali hadir di tengah masyarakat untuk memastikan
setiap rangkaian upacara keagamaan berlangsung aman dan khidmat. Kehadiran
Babinsa bersama unsur keamanan dan adat menjadi wujud nyata dukungan terhadap
pelestarian nilai-nilai spiritual serta budaya masyarakat Bali.
Babinsa Desa Sidan Koramil 1616-01/Gianyar Serka I Wayan
Mardika bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Dewa Nyoman Oka Yasa bersinergi dengan
Pecalang Desa Adat Sidan melaksanakan pengamanan dan pengawalan Upacara Melasti
yang dilaksanakan oleh krama Desa Adat Sidan, Desa Sidan, Kecamatan/Kabupaten
Gianyar.
Upacara Melasti merupakan ritual penyucian diri (Bhuana
Alit) dan alam semesta (Bhuana Agung) yang dilaksanakan umat Hindu menjelang
Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 Tahun 2026. Dalam pelaksanaannya, ribuan
krama Desa Adat Sidan beriringan menuju Segara Pantai Siyut untuk melaksanakan
prosesi penyucian yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Pelaga Sidan.
Setelah tiba di lokasi, rangkaian upacara dilanjutkan
dengan persembahyangan bersama untuk memohon Tirta Amerta sebagai sarana
penyucian diri lahir dan batin.
Upacara tersebut diikuti sekitar 2.000 warga masyarakat
Desa Adat Sidan yang dengan penuh khidmat mengikuti setiap tahapan prosesi.
Rombongan umat menuju lokasi upacara dengan menggunakan
berbagai sarana transportasi, di antaranya 23 unit truk, 30 unit mobil pribadi,
serta sekitar 600 unit sepeda motor yang mengiringi jalannya kegiatan.
Selama kegiatan berlangsung, Babinsa bersama
Bhabinkamtibmas dan Pecalang melaksanakan pengamanan serta pengaturan arus lalu
lintas guna memastikan kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.
Berkat sinergi yang solid antara aparat keamanan, unsur adat, dan masyarakat,
seluruh rangkaian Upacara Melasti Desa Adat Sidan dapat berlangsung dengan
kondusif dan penuh kekhidmatan.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar