Gianyar – Ubud,
Minggu (15/3/2026)
Langkah bhakti
krama adat menuju segara dalam prosesi suci Melasti mendapat pengawalan dari
aparat kewilayahan. Kehadiran Babinsa bersama unsur keamanan dan pecalang
menjadi bagian penting dalam memastikan rangkaian upacara penyucian menjelang
Hari Raya Nyepi berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat.
Babinsa Desa
Petulu Koramil 1616-02/Ubud Serma Made Budiana bersama Bhabinkamtibmas Desa
Petulu Aiptu I Made Arsana bersinergi dengan Pecalang Desa Adat Kutuh
melaksanakan pengamanan dan pengawalan Sesuhunan Kayangan Tiga Desa Adat Kutuh,
Desa Petulu yang melaksanakan Upacara Melasti menuju Pantai Masceti, Desa
Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.
Prosesi Melasti
tersebut merupakan bagian dari ritual penyucian Buana Alit dan Buana Agung yang
dilaksanakan oleh umat Hindu menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948
Tahun 2026. Iring-iringan krama adat dengan penuh bhakti mengiringi Sesuhunan
menuju segara untuk melaksanakan prosesi penyucian.
Dalam
pelaksanaan kegiatan tersebut, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang
melakukan pengawalan sepanjang rute perjalanan serta melaksanakan pengawasan
keamanan di lokasi pantai guna memastikan seluruh rangkaian upacara berjalan
dengan aman dan lancar.
Kehadiran
aparat kewilayahan di tengah kegiatan adat dan keagamaan ini merupakan bentuk
dukungan nyata TNI–Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran
kegiatan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dengan unsur adat dalam
menjaga tradisi dan nilai spiritual masyarakat Bali.
Berkat sinergi
yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat adat, seluruh rangkaian Upacara
Melasti Desa Adat Kutuh, Desa Petulu dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan
penuh kekhidmatan.
(Pendim
1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar