Gianyar – Blahbatuh, Minggu (15/3/2026) Sinergi aparat
keamanan bersama unsur adat kembali terlihat dalam pengamanan prosesi suci
Melasti di kawasan Pantai Masceti. Ribuan umat Hindu yang mengikuti rangkaian
upacara menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 dapat melaksanakan
persembahyangan dengan khidmat berkat pengawalan dan pengamanan yang optimal.
Babinsa Desa Medahan Koramil 1616-04/Blahbatuh Serda Nyoman
Sukadana bersama Bhabinkamtibmas Aiptu I Made Sudiarta serta personel Sat
Binmas Polres Gianyar bersinergi dengan Pecalang Desa Adat Medahan melaksanakan
pengamanan dan pengawalan Upacara Melasti yang digelar di kawasan Pantai
Masceti, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.
Prosesi Melasti tersebut merupakan rangkaian Catur Brata
Penyepian menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 Tahun 2026 yang
dilaksanakan oleh krama Desa Adat Peliatan dan Desa Adat Padang Tegal,
Kecamatan Ubud. Dalam pelaksanaannya, sekitar 3.000 pemedek turut serta
mengikuti prosesi dengan penuh khidmat.
Rombongan pemedek datang menuju lokasi upacara dengan
menggunakan sekitar 60 unit truk, mobil pribadi, sepeda motor, serta didukung 2
unit ambulans untuk mengantisipasi kebutuhan layanan kesehatan selama kegiatan
berlangsung.
Guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, Babinsa
bersama Bhabinkamtibmas, personel kepolisian, serta Pecalang melaksanakan
pengamanan sekaligus pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.
Kehadiran aparat keamanan tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman
bagi umat yang melaksanakan persembahyangan serta masyarakat di sekitar kawasan
pantai.
Rangkaian Upacara Melasti berlangsung dengan lancar dan
penuh khidmat, dipuput oleh dua orang sulinggih yakni Ida Sulinggih Geriya
Belong Peliatan dan Ida Sulinggih Griya Gunung Sari Peliatan. Seluruh rangkaian
kegiatan dapat terlaksana dengan baik berkat sinergi yang solid antara aparat
keamanan, pecalang, serta dukungan masyarakat yang turut menjaga ketertiban
selama prosesi berlangsung.
Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat dalam kegiatan
keagamaan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung kelancaran
kegiatan adat dan keagamaan, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan
rakyat di wilayah binaan.
(Pendim 1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar