Gianyar – Ubud,
Minggu (22/3/2026) Sebagai wujud penghormatan terhadap nilai-nilai adat dan
budaya Bali, Babinsa Desa Petulu Koramil 1616-02/Ubud Putu Eka Swarbawa bersama
Bhabinkamtibmas Desa Petulu I Made Arsana menghadiri undangan upacara Rsi Gana
yang digelar di Griya Gede Banjar Laplapan milik Ida Bagus Cahyadhi, Desa
Petulu, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.
Upacara suci
tersebut dipuput oleh Ida Pedanda Griya Gunung Sari dari Griya Gunung Sari,
Peliatan. Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini merupakan
bagian dari dukungan aparat kewilayahan terhadap pelestarian adat dan tradisi
yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Bali.
Rangkaian
upacara berlangsung dalam suasana religius, diawali dengan Matur Piuning dan
Mejaya-jaya, dilanjutkan Mecaru Rsi Gana, Melaspas atau upacara penyucian
bangunan, Mendem Pedagingan (Panca Datu), hingga prosesi Ngenteg
Linggih/Piodalan sebagai puncak karya. Seluruh tahapan ritual dilaksanakan
sesuai tata cara dan tradisi setempat, dipimpin langsung oleh Ida Pedanda.
Dalam puncak
pujawali juga dipentaskan berbagai kesenian sakral yang menjadi bagian tak
terpisahkan dari upacara, seperti Wayang Lemah, Topeng Baris, serta Tari
Rejang, yang menambah suasana religius dan sakral selama prosesi berlangsung.
Turut hadir
dalam kegiatan tersebut Perbekel Desa Petulu Cok Agung Setiadarma, para
penglingsir dari Puri Agung Peliatan, Puri Agung Ubud, serta tokoh masyarakat,
kelihan dinas dan adat, pemangku pura Kahyangan Tiga Desa Adat Laplapan, ketua
pecalang, dan warga masyarakat setempat.
Sebagai bagian
dari tugas pembinaan teritorial, kehadiran Babinsa dalam kegiatan adat tidak
hanya sebatas memenuhi undangan, tetapi juga merupakan wujud nyata penghormatan
serta dukungan terhadap pelestarian kearifan lokal yang menjadi identitas
masyarakat Bali. Melalui keterlibatan tersebut, diharapkan hubungan antara
aparat kewilayahan dan masyarakat semakin erat serta memperkuat kemanunggalan
TNI dengan rakyat.
Kegiatan
upacara Rsi Gana tahun 2026 di Griya Gede Banjar Laplapan berlangsung dengan
tertib, lancar, dan penuh nuansa spiritual, mencerminkan kuatnya komitmen
masyarakat Desa Petulu dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur.
(Pendim
1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar