Gianyar –
Sukawati, Sabtu (14/3/2026) Suasana religius dan penuh kekhidmatan menyelimuti
jalur utama Singapadu saat ratusan warga mengiringi prosesi suci Melasti yang
berlangsung dengan tertib dan aman berkat sinergi aparat kewilayahan dan unsur
adat.
Babinsa Koramil
1616-05/Sukawati, Kopka Nyoman Budiarta, bersama Pecalang Desa Adat Negari
melaksanakan pengamanan sekaligus pengaturan lalu lintas dalam rangka prosesi
Upacara Melasti/Kebeji dari Pura Puseh Negari, Desa Singapadu Tengah menuju
Pura Tirta Singapadu Kaler. Prosesi sakral tersebut merupakan rangkaian
Piodalan di Pura Puseh Negari Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati,
Kabupaten Gianyar.
Dalam kegiatan
tersebut, ratusan krama desa mengiringi Sesuwunan dengan berjalan kaki
menyusuri jalur utama Singapadu sejauh kurang lebih 1 kilometer dari Pura Puseh
Negari menuju Pura Tirta. Iring-iringan yang diikuti sekitar 700 warga
berlangsung khidmat dengan alunan Gong Baleganjur, menambah nuansa sakral
sepanjang perjalanan prosesi.
Guna memastikan
prosesi berjalan lancar dan aman, Babinsa bersama Pecalang melakukan pengamanan
serta pengaturan arus lalu lintas di sepanjang jalur yang dilintasi rombongan.
Rekayasa lalu lintas diterapkan dengan sistem buka-tutup jalan, sehingga aktivitas
masyarakat tetap berjalan tanpa mengganggu jalannya upacara.
Setelah
melaksanakan persembahyangan di Pura Tirta Singapadu Kaler, rombongan kembali
menuju Pura Puseh Negari dengan pengawalan yang sama. Prosesi kemudian
dilanjutkan dengan Upacara Penyineban yang dipimpin oleh Jero Mangku Kayangan
Tiga Desa Adat Negari.
Kopka Nyoman
Budiarta menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut
merupakan bentuk dukungan terhadap kelancaran kegiatan keagamaan masyarakat.
Selain menjaga keamanan, pengawalan juga dilakukan untuk memastikan
iring-iringan warga yang melintasi jalan raya umum dapat berlangsung tertib dan
aman hingga seluruh rangkaian upacara selesai.
Sinergi antara
Babinsa, Pecalang, dan masyarakat pun menjadi kunci terciptanya suasana yang
aman, tertib, serta penuh khidmat dalam pelaksanaan tradisi sakral yang telah
diwariskan secara turun-temurun tersebut.
(Pendim
1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar