Gianyar – Payangan, Kamis (12/2/2026) Suasana religius dan
penuh kekhidmatan menyelimuti pelaksanaan Upacara Bhuta Yadnya Tawur Agung di
Pura Dalem Pingit, Banjar/Desa Melinggih, Kecamatan Payangan. Pada momentum
sakral tersebut, Danramil 1616-07/Payangan Kapten Inf I Wayan Sudarmika turut
hadir bersama jajaran pejabat daerah sebagai bentuk dukungan terhadap
pelestarian adat sekaligus menjaga kondusivitas wilayah.
Upacara Tawur Agung merupakan ritual penting dalam ajaran
Hindu yang bertujuan menyucikan Bhuwana Agung dan Bhuwana Alit, menyeimbangkan
unsur Panca Mahabhuta, serta menetralisir energi negatif Bhuta Kala. Prosesi
yang dipuput oleh I Pedanda Siwa dan Ida Pedanda Buda ini menjadi bagian dari
rangkaian upacara besar yang sarat makna spiritual bagi masyarakat Desa Melinggih
dan sekitarnya.
Kehadiran Danramil bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan
Daerah menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam
mendukung kegiatan keagamaan masyarakat. Tampak hadir Bupati Gianyar I Made
Agus Mahayastra, S.ST.Par., M.A.P., jajaran DPRD Provinsi dan Kabupaten
Gianyar, Ketua DPRD Kabupaten Gianyar, Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar,
Kadis Kebudayaan, Kabag Kesra, PHDI dan MDA Kabupaten Gianyar, Camat Payangan,
Penglingsir Puri Payangan, Perbekel Desa Melinggih, serta unsur adat dan dinas
se-Kecamatan Payangan.
Dalam menjaga kondusifitas, Babinsa Desa Melinggih Koptu
Made Aspirawan, Bhabinkamtibmas Aipda I Wayan Dharma, serta Pecalang Desa Adat
Melinggih melaksanakan pengamanan terpadu dan pengaturan arus lalu lintas, guna
memastikan seluruh rangkaian upacara berjalan tertib dan lancar.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama antara TNI,
pemerintah daerah, dan unsur adat dalam menjaga keharmonisan antara nilai-nilai
spiritual, budaya, serta stabilitas keamanan wilayah. Dengan kebersamaan yang
solid, Upacara Tawur Agung dapat berlangsung aman, khidmat, dan penuh makna
bagi seluruh umat yang hadir.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar