Jumat, 06 Februari 2026

Kodim 1616/Gianyar Tegak Lurus Kawal Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Desa Adat

 

 

Denpasar – Jumat, (6/2/2026)

Kodim 1616/Gianyar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung stabilitas keamanan wilayah Bali yang berlandaskan kearifan lokal. Hal tersebut tercermin dalam kehadiran Dandim 1616/Gianyar yang diwakili oleh Danramil 1616-02/Ubud, Mayor Inf I Gede Astawa, pada acara Penandatanganan Perpanjangan Nota Kesepakatan Pelaksanaan Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat (Sipandu Beradat) Tahun 2026.

Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar. Penandatanganan nota kesepakatan tersebut melibatkan Pemerintah Provinsi Bali, Kepolisian Daerah Bali, Komando Resor Militer 163/Wira Satya, serta Majelis Desa Adat Provinsi Bali sebagai bentuk penguatan sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Bali berbasis nilai-nilai adat dan budaya lokal.

Dalam kegiatan tersebut, hadir sejumlah pejabat penting baik dari unsur pemerintah, TNI, Polri, serta lembaga yudikatif dan adat. Di antaranya Gubernur Bali I Wayan Koster, Pangdam IX/Udayana yang diwakili Irdam IX/Udayana, Kapolda Bali, Danrem 163/Wira Satya yang diwakili Kasi Intel Kasrem 163/Wira Satya, Danlanal Denpasar, Danlanud I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Kajati Bali, Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, Kepala BIN Daerah Bali, Bandesa Agung Majelis Desa Adat Provinsi Bali, hingga para bupati dan wali kota se-Bali, Dandim dan Kapolres se-Bali, camat, forum perbekel, serta Majelis Desa Adat se-Bali.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan doa bersama, serta menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya tiga stanza. Momen utama kegiatan ditandai dengan penandatanganan Perpanjangan Nota Kesepakatan Sipandu Beradat oleh Gubernur Bali, Kapolda Bali, Danrem 163/Wira Satya, dan Bandesa Agung Majelis Desa Adat Provinsi Bali. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Gubernur Bali dan ditutup dengan tertib serta khidmat.

Kehadiran perwakilan Kodim 1616/Gianyar dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan TNI AD, khususnya Kodim 1616/Gianyar, dalam menjaga keamanan wilayah melalui pendekatan kolaboratif antara aparat negara dan desa adat. Sipandu Beradat dinilai sebagai sistem pengamanan yang efektif karena memadukan peran TNI-Polri dengan unsur pecalang dan masyarakat adat, sehingga keamanan dapat terjaga tanpa mengabaikan kearifan lokal Bali.

Melalui partisipasi aktif ini, Kodim 1616/Gianyar menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat kepolisian, serta komponen masyarakat adat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, aman, dan harmonis di wilayah Bali, khususnya Kabupaten Gianyar, guna mendukung kelancaran pembangunan dan kehidupan masyarakat yang damai.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar